Saat Tuhan memberi makan lima ribu orang dengan hanya sedikit ikan dan roti, yang membuat mukjizat ini begitu hebat adalah karena begitu banyaknya hasil yang telah diperoleh dari begitu sedikitnya roti dan ikan. Tuhan akan semakin dipermuliakan ketika semakin sedikit yang ada di tangan kita untuk membuktikan kuasa-Nya. Salah satu rintangan terbesar bagi kita untuk melihat mukjizat Allah ialah ketika kita mempunyai terlalu banyak.
Saat Tuhan memanggil kita untuk suatu tugas, kita harus menolak untuk berpaling kepada sumber-sumber kita namun berpalinglah kepada sumber-sumber yang dari Allah agar dapat melaksanakan tugas itu. Jika kita memiliki banyak sebenarnya hal itu menghalangi kita untuk melakukan perkara-perkara besar bagi Dia. Ketika Tuhan mulai mengubah dunia, Dia tidak memulainya dengan mengumpulkan banyak harta untuk melakukan tugas itu. Dia hanya mencari dua belas orang yang dapat diurapi-Nya. Bahkan, orang-oramg yang dipilih-Nya tidak mempunyai bakat alami atau kemampuan untuk melaksanakan tujuan semacam itu. Namun, Tuhan tidak membutuhkan kemampuan mereka. Dia hanya memerlukan segelintir orang yang bersedia menjadi bejana untuk Roh Kudus.











