NEDA DAN HANNA

Malioboro, Yogyakarta, 2012

NEDA, HANNA, SAMUEL

Keraton Yogyakarta, 2011

HEINCE DAN SAMUEL

Malioboro, Yogyakarta,2011

HANNA DAN SAMUEL

Kraton, Yogyakarta, 2012

Tampilkan postingan dengan label KEINTIMAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEINTIMAN. Tampilkan semua postingan

7.24.2012

TUJUAN UTAMA BERDOA


Saat Tuhan bicara pada saya Agustus tahun lalu, dan mengungkapkan mandat "Misi ke seluruh dunia" tentang menjangkau dunia dengan Injil sampai akhir tahun 2000, Dia juga menunjukkan pada saya kunci penting untuk mencapainya.
Dengan seluruh roh, jiwa, dan tubuh saya, saya menjadi yakin bahwa satu-satunya cara kami akan mampu memenuhi mandat ini adalah melalui "Doa yang terfokus dan terpadu".
Yang saya maksudkan dengan doa "terpadu" bukan hanya datang bersama-sama. Doa terpadu maksudnya berpadu dalam satu pikiran, satu hati, satu tujuan dengan kehendak dan rencana Tuhan.

KEINTIMAN VS KEBIASAAN

 

Amos 3:7 menyatakan bahwa Tuhan tidak akan berbuat sesuatu sebelum menyatakan terlebih dahulu "keputusan-Nya" kepada hamba-hamba-Nya, para nabi. Kita juga melihat dalam Mazmur 25:14 bahwa "Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka." Pengetahuan ilahi akan dipercayakan kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Mungkin kita akan bertanya-tanya bagaimana kita bisa benar-benar menjadi sahabat Tuhan jika kita takut akan Dia. Kata Ibrani yang diterjemahkan "takut" dalam Mazmur 25:14 adalah yare' (yaw-ray'), yang secara harfiah diterjemahkan takut. Beberapa terjemahan telah menerjemahkan kata ini dengan "hormat/tunduk", dan memang itulah artinya, tetapi hormat/tunduk yang mutlak. Meskipun kita adalah sahabat-sahabat baik-Nya, Dia tetap Allah dan kita tetap manusia.